Anime

Mengenal Apa Itu Ova dalam Anime, Ciri, Tujuan, dan Contohnya

Dunia anime penuh dengan istilah dan singkatan unik, salah satunya adalah OVA.

Bagi penggemar anime pemula, istilah OVA mungkin sedikit membingungkan.

Namun, OVA memiliki peranan penting dalam melengkapi dan memperkaya pengalaman menonton anime.

Mari kita kupas lebih dalam tentang apa itu OVA dalam anime.

Baca juga: Apa Itu NPC dalam Anime? Simak Penjelasannya Berikut Ini

Apa Itu OVA?

OVA adalah singkatan dari Original Video Animation (Animasi Video Orisinal).

Istilah ini merujuk pada anime yang diproduksi dan dirilis langsung dalam format video, tanpa melalui penayangan di televisi atau bioskop terlebih dahulu.

Format video ini bisa berupa VHS, Betamax, CD, DVD, Blu-ray, dan lain sebagainya.

Awalnya, istilah yang lebih umum digunakan adalah OAV (Original Animation Video).

Namun, seiring berjalannya waktu, OVA menjadi lebih populer dan banyak digunakan. Keduanya memiliki arti yang sama.

Ciri Khas OVA

Ada beberapa ciri khas yang membedakan OVA dengan anime yang tayang di televisi:

  • Distribusi langsung ke format video: OVA tidak melalui proses penayangan di televisi atau bioskop. Penonton bisa mendapatkan OVA dengan cara membeli format video resminya.
  • Durasi lebih fleksibel: Tidak terikat dengan durasi standar program televisi, durasi OVA bisa lebih pendek (seperti episode anime biasa) atau lebih panjang (setara movie).
  • Konten lebih bebas: Karena tidak melalui sensor ketat televisi, konten cerita dan visualisasi OVA bisa lebih bebas, terkadang menyasar penonton dewasa.

Tujuan OVA

Lalu, apa tujuan produksi OVA? OVA memiliki beberapa tujuan, di antaranya:

1. Menceritakan kisah sampingan

OVA bisa menjadi media untuk menceritakan kisah sampingan dari cerita utama anime yang tayang di televisi. Ini bisa berupa cerita prekuel, sekuel, atau cerita fokus pada karakter tertentu.

2. Memberikan konten tambahan

OVA bisa berisi konten tambahan yang melengkapi cerita anime, seperti episode spesial, kumpulan cerita pendek, atau akhir cerita alternatif.

3. Meningkatkan penjualan

OVA bisa menjadi strategi untuk meningkatkan penjualan merchandise atau seri anime lainnya. OVA yang menarik bisa membuat penonton penasaran dan ingin menonton seri utamanya.

4. Eksperimentasi kreatif

OVA bisa menjadi ruang bagi kreator anime untuk bereksperimen dengan gaya cerita, visual, atau tema yang mungkin tidak bisa diterapkan di televisi.

Contoh OVA

Banyak sekali contoh anime terkenal yang memiliki OVA. Beberapa contohnya adalah Attack on Titan: No Regrets (prekuel), My Hero Academia: Training of the Dead (cerita sampingan), dan Cowboy Bebop: The Movie (sekuel).

Untuk mendapatkan OVA, kamu bisa mencarinya di toko anime atau platform distributor anime resmi.

OVA biasanya dijual terpisah dan tidak termasuk dalam paket pembelian seri anime utamanya.

Perlu diingat, karena tidak melalui sensor ketat televisi, pastikan OVA yang kamu beli memiliki rating usia yang sesuai.

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker